Berikut Beberapa Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh

Salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi adalah lemak. Namun ternyata tidak semua makanan yang mengandung lemak bisa kita santap dengan sesuka hati. Karena ada lemak yang tergolong sebagai lemak baik dan ada juga yang termasuk lemak jahat. Lemak jenuh tergolong sebagai lemak jahat yang harus dibatasi dalam konsumsinya. Lemak jenis ini merupakan sumber dari berbagai penyakit berbahaya, seperti penyakit jantung dan stroke.

Selain itu, terlalu banyak mengkonsumsi makanan dengan kandungan lemak jenis ini jug akan beresiko mengalami kolesterol tinggi, hipertensi (tekanan darah tinggi), berat badan naik, dll. Ada batas aman dalam mengkonsumsi lemak jenis ini dimana hanya sebesar 7% dari total kalori harian. Sehingga bisa dikatakan jumlah konsumsi yang diperbolehkan setiap harinya tidak lebih dari 16 gram jika mengikuti diet kalori 2000 (jumlah kalori umum untuk orang dewasa).

Penting bagi Anda yang ingin menjalankan hidup sehat dan terbebas dari ancaman penyakit berbahaya untuk menghindari lemak jahat yang satu ini. Terlebih bagi Anda yang sedang menjalankan diet, lemak jahat jenis ini harus benar-benar dibatasi konsumsinya. Ada beberapa makanan yang tergolong ke dalam lemak jahat ini yang perlu Anda ketahui agar tidak mengkonsumsinya secara berlebihan, atau sebisa mungkin untuk menghindarinya. Lantas makanan jenis apa saja yang tergolong di dalamnya? Berikut ini bisa disimak baik-baik:

  1. Daging merah.
    Beberapa contoh yang termasuk dalam daging merah, antara lain daging sapi, daging kambing umumnya mengandung lemak jahat jenis ini. Terutama pada bagian daging sapi atau kambing yang mengandung banyak lemak, seperti rib eye, sirloin, dan T-bone. Terlalu sering mengkonsumsi daging merah akan membuat kadar kolesterol dalam tubuh semakin naik. Untuk menurunkan resiko buruk ini, Anda bisa memilih bagian daging yang sedikit mengandung lemak atau gajih. Sehingga Anda tidak perlu khawatir kadar kolesterol akan naik.
  2. Susu dan produk olahan susu.
    Pada susu tinggi lemak dan berbagai produk olahan susu, seperti mentega, keju, yoghurt, es krim, dll mengandung kadar lemak yang tinggi. Selain itu, penggunaan susu dalam berbagai olahan makanan seperti kue juga secara tidak langsung berkontribusi mengandung lemak jahat jenis ini yang perlu dihindari. Agar jumlah kadar lemak jahat yang masuk ke tubuh bisa lebih diminimalisir, sebaiknya pilih susu maupun produk olahan susu yang lebih rendah lemak, seperti susu krim, susu rendah lemak, yoghurt rendah lemak, dlsb.
  3. Makanan yang berminyak dan berlemak.
    Ada banyak sekali makanan yang tanpa kita sadari mengandung minyak dan lemak yang tinggi. Karena tak jarang beberapa makanan yang dalam proses pembuatannya menggunakan mentega, krim, minyak sayur, atau bahkan mayones. Penambahan bahan-bahan makanan yang mengandung minyak dan lemak inilah yang mengubah makanan yang semula sehat dan bergizi tinggi menjadi makanan dengan kandungan lemak jahat yang tinggi. Hal ini bisa ditemukan pada jenis makanan, seperti salad dengan mayones, ayam lapis tepung terigu yang digoreng, makanan fastfood, dll. Untuk menghindari hal ini, sebaiknya gunakan metode memasak yang lebih menyehatkan, seperti mengukus, merebus, atau memanggangnya.

Selain beberapa jenis makanan yang sudah disebutkan tadi, masih ada banyak makanan yang tergolong mengandung lemak jenuh tinggi, seperti kelapa, cokelat hitam, kentang goreng, biji-bijian dan kacang-kacangan, dll. Mengingat bahaya yang mengancam kesehatan akibat mengkonsumsi lemak jenis ini secara berlebihan, maka sebaiknya hindari dan batasi konsumsinya sedini mungkin. Karena kesehatan merupakan harta berharga yang sangat mahal harganya dan harus kita jaga baik-baik.

Berikut Beberapa Makanan yang Mengandung Lemak Jenuh | admin | 4.5